Dalam upaya untuk menciptakan pengalaman web yang inklusif dan modern, tema WordPress semakin didorong untuk mengintegrasikan dua fitur penting: Dark Mode (Mode Gelap) dan Aksesibilitas Web (Accessibility). Tema yang mampu menyeimbangkan kedua elemen ini menunjukkan komitmen terhadap desain yang canggih dan berpusat pada pengguna.
Dark Mode adalah fitur desain yang memungkinkan pengguna untuk beralih skema warna situs ke latar belakang gelap dengan teks terang, yang dapat mengurangi ketegangan mata, terutama dalam kondisi cahaya rendah. Tema modern harus menawarkan Toggle Dark Mode Bawaan yang dapat diaktifkan oleh pengunjung, dan yang lebih baik lagi, tema harus menghormati Preferensi Sistem Operasi pengguna (prefers-color-scheme CSS media query) dan secara otomatis beralih ke mode gelap jika itu adalah pengaturan sistem pengguna. Implementasi Dark Mode harus lebih dari sekadar pembalikan warna; tema harus memastikan bahwa semua elemen (gambar, logo, tombol, input formulir) tetap terlihat dan kontras secara memadai di skema gelap. Sejalan dengan Dark Mode, Aksesibilitas Web adalah keharusan etika dan hukum, memastikan bahwa situs dapat digunakan oleh orang dengan disabilitas. Tema yang mengutamakan aksesibilitas harus mematuhi WCAG (Web Content Accessibility Guidelines) 2.1 Level AA. Tema yang Accessible-Ready memiliki fitur-fitur penting, antara lain:
1. Kontras Warna yang Memadai: Memastikan rasio kontras antara teks dan latar belakang memenuhi standar WCAG, membuat teks mudah dibaca oleh pengguna dengan gangguan penglihatan.
2. Navigasi Keyboard: Semua elemen interaktif (tautan, tombol, formulir) harus dapat diakses dan digunakan hanya dengan keyboard tanpa mouse.
3. Struktur Semantik yang Tepat: Penggunaan tag HTML yang benar (<h1>, <p>, <nav>, <footer>) untuk membantu teknologi asistif (screen reader) memahami struktur halaman dengan benar.
4. Dukungan ARIA (Accessible Rich Internet Applications): Penggunaan atribut ARIA untuk memberikan informasi tambahan tentang peran, status, dan properti elemen antarmuka kepada screen reader.
Banyak tema lightweight populer (seperti Astra, Neve, atau Kadence) kini telah mengklaim kepatuhan aksesibilitas dan menawarkan fitur Dark Mode melalui plugin pendukung atau styling bawaan. Dengan memilih tema yang secara aktif berfokus pada aksesibilitas, pemilik situs tidak hanya memperluas jangkauan audiens mereka, tetapi juga memastikan bahwa mereka memenuhi standar desain web modern yang inklusif. Desain yang baik adalah desain yang dapat diakses oleh semua orang.













0 Comments